Berbagai informasi tentang kesehatan dan kecantikan yang sangat bermanfaat bagi anda untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang hal hal seputar kesehatan dan kecantikan

08 August 2012

Keloid, Pengganggu Keindahan Kulit

keloid
Baik pria maupun wanita pasti sangat mendambakan untuk mempunyai kulit yang sehat, putih dan mulus. Namun kadang keinginan tersebut terganggu salah satunya karena keloid. Tidak semua orang langsung tahu ketika mendengar kata keloid. Tapi pastinya banyak orang mendapati bekas luka menonjol yang merupakan bekas cacar atau vaksinasi saat kecil dulu. Bekas luka tersebut terlihat coklat mengkilap dan menonjol dengan sangat kentara. Bekas luka itulah yang dinamakan dengan keloid. Dan keloid membuat kulit menjadi tidak indah secara estetika. Jika keloid berada di lengan atas seseorang, maka pasti dia tidak akan berani mengenakan baju tanpa lengan. Padahal keloid tidak hanya bisa menghinggapi daerah lengan saja. Keloid bisa timbul di setiap luka pada tubuh dan membuat kita sebal jika dilihat oleh orang lain.

Keloid sebenarnya adalah salah satu jenis jaringan ikat yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri. Meski terlihat menonjol, tapi keloid tidak membahayakan jiwa. Hanya secara estetika keloid akan sangat mengganggu.

Keloid bisa muncul karena beberapa jenis trauma pada kulit. Misalnya luka bekas jatuh, suntikan, luka bakar, atau bekas vaksinasi. Atau bias juga keloid muncul karena luka bekas jerawat dan bekas cacar air. Namun dari jenis jenis luka tersebut, kebanyakan keloid diketahui timbul dari luka bekas operasi. Pada suatu luka proses katabolisme dan anabolisme mencapai keseimbangannya sekitar enam hingga delapan minggu setelah operasi. Kemudian pada keadaan normal, luka yang terjadi pada kulit akan membuat sel sel kulit dan jaringan penghubung atau fibroblast mulai menggandakan diri untuk memperbaiki kerusakan. Akan tetapi pada keloid, ada ketidak seimbangan antara pembentukan dan penghancuran kolagen. Akibatnya walaupun luka telah tertutup, pembentukan kolagen masih terus terjadi dan menyebabkan penumpukan fibroblast. Kemudian penonjolan terjadi keluar permukaan kulit yang pada akhirnya membentuk benjolan di jaringan luka. Daerah kulit yang sering terjadi keloid adalah daerah peregangan kulit seperti punggung, dada, lengan atau telinga.

Namun kenapa ada orang yang mudah mendapatkan keloid dan ada yang tidak? Karena faktor resiko timbulnya keloid diantaranya adalah faktor genetic, ras, serta usia. Dalam hal ini, keloid diperoleh berdasarkan faktor genetic atau keturunan. Maka dari itu, seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat keloid sebaiknya hati-hati dalam menghadapi suatu luka. Selain itu, biasanya keloid sering ditemukan pada kulit berwarna dibandingkan kulit putih. Kemudian kulit kebanyakan juga muncul pada usia 30 tahunan. Tetapi tidak menutup kemungkinan pada usia dibawah 30 tahun juga bias mengaami keloid. Sedangkan resiko timbulnya keloid pada laki laki dan perempuan adalah sama.

Sementara itu, keloid bias terus bertambah besar jika tidak hati hati dalam memperlakukannya. Benjolan yang disebut dengan keloid tersebut biasanya terasa gatal dan nyeri. Keloid tidak dapat dihilangkan 100 persen. Terapi yang dilakukan oeh dokter untuk menangani keloid bertujuan untuk mengurangi keluhan dan memperbaiki kondisi. Untuk itu, keloid dapat dikurangi penampakannya dengan terapi suntik menggunakan obat kortikosteroid. Obat tersebut berfungsi untuk melunakkan dan mengecilkan benjolan. Selain itu terapi cryosurgery atau bedah beku juga bias dilakukan untuk mengatasi keloid disamping terapi laser. Sedangkan untuk terapi bedah yang disebut dengan shave eksisi bias dilakukan dengan sangat hati hati, karena jika tidak maka ditakutkan maah akan membuat jaringan ikat baru.

Karena timbulnya keloid dipengaruhi oleh faktor genetic, maka bagi yang memiliki bakat keloid sebaiknya dijaga agar tetap hati hati. Setiap ada luka sebaiknya juga ditangani dan dirawat dengan baik serta benar agar tidak menimbulkan keloid. Walaupun perawatan pada keloid tidak bisa menghilangkan secara sempurna seperti keadaan kulit sebelum ada keloid. Akan tetapi, paling tidak perawatan yang dilakukan tidak akan memperparah keadaan. Pasalnya, setelah dilakukan perawatan, bekas keloid tetap tidak bisa diobati meskipun memakai krim jenis apapun.

Keloid atau Scar Hipertropi
Kebanyakan kita menganggap bahwa semua bekas luka yang menonjol itu adalah keloid. Padahal ada juga bekas luka yang memang mirip dengan keloid yang disebut scar hipertropi. Scar hipertropi adalah bekas luka yang menonjo hanya saja tonjolan pada scra hipertropi tidak pernah melewati batas luka sebelumnya. Kemudian perbedaan lainnya antara keloid dengan scra hipertropi adalah bahwa scra ini masih dapat direvisi atau diperbaiki, sedangkan keloid tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.

Demikian pembahasan singkat mengenai keloid. Artikel ini hanya sekedar untuk informasi dan pengetahuan saja. Jika anda mengalami keloid dan ingin mendapatkan solusi untuk mengatasinya, disarankan untuk konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik. Semoga bermanfaat.

Keloid, Pengganggu Keindahan Kulit Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Bp. Mardijono

0 comments:

Post a Comment