Berbagai informasi tentang kesehatan dan kecantikan yang sangat bermanfaat bagi anda untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang hal hal seputar kesehatan dan kecantikan

11 July 2012

Ketika Kedutan Mulai Mengganggu

Anda pernah kedutan? Kedutan di mata kiri, mata kanan atau di bagian lainnya. Kebanyakan kita menganggap bahwa kedutan adalah suatu “pertanda”. Misalnya kedutan di alis sebelah kiri berarti akan bertemu dengan orang yang dicintai baik keluarga maupun orang lain. Kemudian jika kedutan di alis sebelah kanan maka berarti akan bertemu dengan kekasih. Benarkah demikian? Tentu saja tidak, karena semua itu hanya mitos yang tidak terbukti kebenarannya. Lalu apakah kedutan itu sebenarnya? Dan bagaimana jika kedutan itu bukan sekedar mitos yang seolah olah memberikan suatu pertanda, tapi sangat mengganggu karena terjadi begitu lama?

Terlepas dari mitos tentang arti kedutan yang hamper dialami oleh semua orang, saatnya kita membahas tentang kedutan ini dari sisi medis. Kedutan merupakan suatu istilah untuk menggambarkan adanya suatu gerakan yang cepat, tidak teratur dan tidak dibuat buat atau disengaja pada suatu area otot di tubuh kita. Jadi bisa dikatakan bahwa kedutan tidak hanya terjadi di di wajah, tapi bisa juga terjadi di telinga, bahu, lengan, pinggang bahkan di paha atau betis. Selain itu kedutan juga bisa muncul dalam bentuk suara menggeram atau berdehem yang terjadi sesaat dan tidak disadari.

Kemudian pada beberapa kasus, kedutan bisa muncul dalam bentuk gerakan gerakan kecil pada bahu atau leher seperti mengangkat angkat bahu atau menggeleng gelengkan kepala. Namun kedutan yang paling sederhana dan dapat dialami oleh siapa saja adalah kedutan yang terjadi di sekitar wajah. Dan biasanya terjadi di area sekitar dahi, mata, kening, cuping hidung dan sudut mulut. Kedutan sederhana tersebut disebut dengan ticfasialis dimana terjadi pada otot otot wajah yang secara motorik disyarafi oleh serabut syaraf kepala nomor tujuh.

Kedutan biasanya tidak terlihat tetapi bisa dirasakan. Kedutan juga umumnya berlangsung sesaat, beberapa detik dan bisa berulang dalam waktu beberapa menit tapi tidak berlangsung sampai satu jam. Kedutan di wajah terjadi akibat adanya kejang local pada sekumpulan serabut otot yang halus pada area kecil di wajah kita. Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan elektrolit dan konduksi listrik di sel sel otot atau di antara celah sambungan syaraf dan otot. Gangguan elektrolit merupakan penyebab terjadinya kedutan yang paling sederhana karena melibatkan komponen system syaraf pusat di otak. Sementara itu, penyebab lain dari kedutan sederhana di wajah yaitu akibat kelelahan fisik, kurang tidur, terlalu banyak minum kopi atau minuman beralkohol atau bisa juga karena terlalu lama memandang layer monitor. Terlalu lama belajar atau membaca dan stress juga bisa mengakibatkan timbulnya kedutan sederhana di wajah.

Sedangkan pada kasus kedutan yang lebih rumit, misalnya pada penderita pasca stroke, kedutan terjadi akibat terganggunya proses pengendalian motorik akibat ketidakseimbangan factor eksitasi dan inhibisi syaraf motorik pusat, dengan gambaran terjadinya tegangan tinggi pada otot dan gambaran gerakan kejang otot yang berkedut kedut, di mana biasanya terjadi pada kaki atau lengan atas.

Perlu diketahui bahwa kedutan sederhana tidaklah berbahaya dan tidak mengancam jiwa karena biasanya kedutan dapat hilang dengan sendirinya. Tetapi jika kedutan tersebut terjadi dalam waktu lama berjam jam atau berhari hari maka sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Pemeriksaan perihal kedutan dapat dilakukan oleh dokter syaraf, dokter mata atau dokter rehabilitasi medik untuk mengetahui penyebab dan mencari solusi dalam menanganinya. Untuk rehab medik menangani kedutan dapat dilakukan melalui terap obatdan stimulasi listrik pada area yang mengalami kedutan. Selain itu bisa ditambahkan pula dengan exercise atau latihan ringan dan bila diperlukan bisa didukung dengan obat oles. Tindakan tindakan sederhana tersebut biasanya memberikan hasil baik dalam mengatasi kedutan sederhana yang mulai mengganggu karena terjadi dalam waktu yang lama.

Di sisi lain, meski kedutan tidak sampai mengancam jiwa namun ada beberapa kondisi dimana kedutan harus diwaspadai. Kedutan yang harus diwaspadai yakni jika berlangsung sudah lama hingga berhari hari atau lebih dari 24 jam kemudian disertai rasa tebal tebal di area tersebut, serta kedutan tersebut semakin lama semakin kuat. Jika mengalami kedutan seperti itu disarankan untuk segera periksa ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Ketika Kedutan Mulai Mengganggu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Bp. Mardijono

0 comments:

Post a Comment