Berbagai informasi tentang kesehatan dan kecantikan yang sangat bermanfaat bagi anda untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang hal hal seputar kesehatan dan kecantikan

09 May 2012

Mengatasi Nyeri Haid dengan Olahraga

Nyeri haid banyak dialami oleh para wanita di usia suburnya. Rasa nyeri atau kram ini biasanya menyerang menjelang atau awal siklus menstruasi. Nyeri haid ini, atau istilah medisnya dismenorea, umunya dirasakan di perut bagian tengah atau bawah dan bisa jadi menjalar hingga ke pinggul, punggung dan paha. Kelompok usia yang paling sering mengalami nyeri haid ini adalah para remaja putrid pada awal awal siklus menstruasi.

Nyeri haid ini timbul sebagai akibat dari kontraksi dinding rahim ketika meluruhkan sel telur. Tingkat keparahan nyeri in iberbeda beda antar wanita dan antara tiap tiap haid pada orang yang sama. Suatu ketika, mungkin tidak merasakan nyeri ketika haid, tapi di saat lain nyeri haid bisa terasa sangat hebat bahkan disertai dengan kejang, pusing, lemas beserta berbagai gangguan lambung.

Ada 2 jenis nyeri haid ini yaitu dismenorea primer, yaitu nyeri haid yang terjadi sekitar 2 hari menjelang haid dan umumnya mereda begitu haid tiba. Di sisi lain, dismenorea sekunder berlangsung lebih lama dan nyeri yang dirasakan juga lebih terasa dibandingkan yang primer.

Nyeri haid yang sering dialami kebanyakan wanita ini biasanya adalah hal yang normal terjadi. Proses haid dan nyeri ini tidak lepas dari peran zat yang bernama prostaglandin. Prostaglandin secara alami diproduks oleh tubuh kita dan dapat ditemukan di dalam lapisan rahim. Saat proses haid dimulai, prostaglandin merangsang terjadinya kontraksi yang bertujuan untuk meluruhkan lapisan rahim. Kontraksi inilah yang sering menyebabkan kram.

Prostaglandin juga menyebabkan vasodilatasi atau pelebaran pembuluh dara, sehingga darah menstruasi menjadi lebih mudah dikeluarkan. Akan tetapi, pelebaran pembuluh darah ini juga memberikan efek penurunan tekanan darah, inilah sebabnya ketika haid wanita sering merasakan lemas atau pusing. Pada beberapa orang, zat ini juga merangsang kontraksi otot polos saluran pencernaan yang berakibat munculnya gangguan pencernaan seperti diare, muntah dan mual. Hal lain yang bisa menambah rasa nyeri haid adalah aliran darah menstruasi itu sendiri. Aliran darah haid ini melalui leher rahim yang sempit sehingga leher rahim mengalami peregangan dan menimbulkan rasa sakit.

Pada kasus kasus tertentu, nyeri haid bisa juga disebabkan oleh suatu penyakit. Diantara penyakit yang juga menimbulkan gejala nyeri haid adalah endometriosis, PMS, kista ovarium dan problem IUD. Jadi apabila anda mulai mengalami nyeri haid setelah usia 25 tahun atau bila mengalami nyeri haid yang disertai gejala geja lain misalnya haid yang lebih lama dan tak kunjung selesai, berbau tidak sedap, sebaiknya anda segera konsultasi dengan dokter.

Artikel ini untuk anda wanita yang ingin tahu cara mengatasi nyeri haid. Penggunaan obat penghilang rasa nyeri pun menjadi pilihan untuk segera meredakan nyeri yang mengganggu. Padahal mengkonsumsi obat pereda nyeri haid bisa mengganggu fungsi hati bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan terus menerus.

Lalu adakah cara yang lebih aman untuk mengatasi nyeri haid dibanding harus selalu minum obat pereda nyeri? Anda pasti tahu manfaat besar dibalik olahraga yang dilakukan secara teratur. Diantaranya adalah mengatur tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, menjaga kondisi otot, membantu fleksibilitas sendi dan tentu saja membantu anda untuk mendapatkan berat badan ideal. Dan ternyata, olahraga pun dapat bermanfaat untuk mengatasi nyeri haid. Ah… Masak iya sich?... Masih ragu-ragu?

Olahraga yang dilakukan secara rutin dipercaya dapat meredakan kram serta kembung yang kerap dating saat haid. Tidak hanya itu, olah raga saat haid juga dapat meningkatkan efektivitas peredaran darah, sehingga mengurangi rasa sakit di kepala serta nyeri lainnya yang diakibatkan oleh berkurangnya darah dan deplesi zat besi. Menurut konsultan obesitas, kesuburan dan IVF expert di Nuture New Delhi Dr. Archana Dharwan Bajaj, siklus menstruasi dapat dibagi menjadi enam fase. Tiga hari pertama haid dikaitkan dengan perubahan dinding rahim, sedangkan tiga hari selanjutnya berkaitan dengan proses yang terjadi dalam ovarium.

Efek psikologis haid membuat orang merasa mudah lelah, depresi dan lebih rentan terhadap jerawat. Hal ini menyebabkn periode haid menjadi waktu yang tidak nyaman bagi kebanyakan wanita. “Sementara itu, peningkatan aktivitas tubuh dengan berolahraga dapat sangat bermanfaat waktu haid, mengingat tingkat metabolisme tubuh akan menurun selama haid. Jadi, salah satu yang harus dilakukan oleh wanita haid adalah olahraga dan menambah asupan kalori sebanyak 20-25 persen” imbuhnya.

Tapi kuantitas aktivitas berolahraga juga akan menentukan efeknya pada siklus haid. Wanita yang terlalu tenggelam dalam rutinitas keseharian dan lupa untuk berolahraga cenderung mengalami siklus haid yang panjang dan menyakitkan juga tidak teratur.

Sedangkan jika terlalu banyak berolahraga, wanita bisa mengalami penghentian siklus haid sementara waktu. Ketika tingkat lemak tubuh di bawah 20 persen, wanita mungkin mengalami siklus haid yang tidak teratur.

Karenanya olahraga secara moderat lebih dianjurkan. Haid lebih teratur dan terhindar dari rasa sakit. Lakukan olah raga 45 menit hingga satu jam selama 3 kali sepekan. Nah.. itulah dia tips untuk mengatasi nyeri haid dengan olah raga secara teratur. Dan sekali lagi, bila anda mulai mengalami nyeri haid pada usia 25 tahun yang disertai gejala gejala penyerta seperti haid yang tak kunjung selesai serta berbau tidak sedap, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat

Mengatasi Nyeri Haid dengan Olahraga Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Bp. Mardijono

0 comments:

Post a Comment