Berbagai informasi tentang kesehatan dan kecantikan yang sangat bermanfaat bagi anda untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang hal hal seputar kesehatan dan kecantikan

19 May 2014

Batik di Museum Textil Jakarta


Gagasan itu nanti mendapatkan servis yang positif dari setiap pihak, hingga bapak Ali Sadikin yang sama dengan Gubernur DKI Jakarta didalam diwaktu itu, juga sungguh-sungguh mensupport maupun mau bagi menyodorkan tempat untuk berdirinya museum tekstil.

Akhirnya, tempat yang disediakan semacam museum tekstil beralamatkan pada balai yang berada di Jl. KS Tubun No. 4 Petamburan, Jakarta Barat. balai yang mempunyai riwayat ataupun bergaya kolonial periode mulanya. sampai pada akhirnya, buah pikiran yang sebetulnya hanya satu contoh ide, berubah menjadi kenyataan.

Pada 28 Juni 1976, telah resmi didirikannya Museum Tekstil Jakarta. Museum Tekstil yang bertempat di Jakarta diresmikan oleh ibu bangsa didalam dikala itu, yaitu empok Tien Soeharto yang dilihat oleh Gubernur DKI Jakarta ketika itu, ibu Ali Sadikin.

Museum Tekstil memperoleh tanggapan yang bagus untuk orang. Museum tersebut dapat dijadikan sesosok tempat bagi setiap acara sidang dan juga aktivitas yang berurusan dengan asal-usul kain kolot yang dijadikan selaku citra bangsa. Di museum ini melimpahnya tercatat tekstil konservatif yang kerap dioptimalkan keasliannya.

Karena begitu butuhnya Museum Tekstil ini, akan jelas pada 1998 pejabat area DKI Jakarta menggunakan ekspansi Museum Tekstil ke sebelah timur dan menjadikan museum itu sebentuk fasilitas penerjang acara untuk menampung seluruh harapan serta partisipasi masyarakat.

Hal tersebeut berperan serta ikut pada mengembangkan tekstil kontemporer yang telah berkembang pesat di Indonesia. itulah yang akhirnya, menjadikan museum tersebut diberi nama Galeri Tekstil Kontemporer.

Selanjutnya, dalam 21 November 2000, balai II diresmikan dengan dibukanya acara perdana tentang kegiatan festival koleksi batik Iwan Tirta, yang sudah berkerja setingkat antara Museum Tekstil dengan Yayasan Mitra Museum Indonesia dan Wastraprema.

Selain telah diselenggarakan hajatan batik, wisma yang baru saja diresmikan tersebut juga pernah berturut-turut telah dipertandingkan kegiatan-kegiatan gawat yang pernah berpekerjaan egaliter dengan lembaga-lembaga penting, sebentuk PPIA (institusi Persahabatan Indonesia -Amerika), kemudian berpekerjaan sama dengan center kebudayaan Meksiko, pusat kultur Perancis, dan juga berupaya setingkat dengan beberapa perusahaan yang berbeda dan kepingan orang yang lain.

Pertama kali museum pernah mengoleksi 500 koleksi tekstil kolot yang diperoleh dari derma Wastraprema, nanti Dinas Museum ataupun riwayat atau Dinas kultur serta permuseuman atau Dinas Museum maupun Pemugaran pernah membeli koleksi tekstil tradisonal, yang nanti koleksi di Museum Batik semakin bertambah.

Selain itu, umat sekitar juga ikut serta mengadvertisingkan partisipasi bagi menyumbang beberapa koleksi. Dari beberapa fitrah yang telah dikumpulkan. didalam waktu ini, Museum Batik memiliki perhitungan koleksi sebesar 1914 buah.

Batik di Museum Textil Jakarta Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Bp. Mardijono

0 comments:

Post a Comment